Penjelasan Hadist ‘Ada tiga hal yang apabila dikatakan maka berbohonglah’ dari Habib Munzir Al Musawwa
Saya ingin meminta pembenaran dari Tuan Guru mengenai suatu hadis yang pernah saya baca:
bahwasanya telah diriwayatkan oleh Bukhoori dan Muslim , bahwa syaidina aisyah mengatakan bahwa Baginda Rasulullah
Sayyidina Muhammad bersabda : “ada tiga hal yang apabila dikatakan maka berbohonglah ia,..
1. apabila ada yang mengatakan bahwa Baginda Rasulullah SAW pernah menyembunyikan Kalan Allah / tidak menyampaikan wahyu dari Allah kepada umatnya maka orang itu telah berbohong.
2. apabila ada orang yang mengatakan bahwasaya Baginda Rasulullah itu telah pernah berjumpa dengan bertatap muka dengan Allah sesungguhnya yang mengatakan itu adalah berbohong.
3. apabila ada yang mengatakan bahwa Baginda Rasulullah Syaidina Muhammad mengetahui akan hari yang akan datang berarti orang yang mengatakan hal tersebut adaklah pembohong..”
Berikut ini jawaban dari Habib Munzir Al Musawwa
Hadits hadits itu teriwayatkan maknanya pada shahih Bukhari dan lainnya, namun hadits hadits tsb adalah Aaamun Makhsush (umum namun ada pengecualiannya)
sebagaimana firman Allah swt : “Sudah Kupastikan akan kupenuhi neraka Jahannam dengan Jin dan Manusia semuanya” (Assajdah)
namun kan tentunya tidak semua jin dan manusia, yg dimaksud adalah Jin dan Manusia yg fasiq dan kafir, namun lafad ayat menjelaskan semua orang,
inilah yg disebut Aamun Makhsush (umum tapi ada pengecualiannya.
Rasul saw tak menyembunyikan wahyu Allah, namun tidak mengajarkan kecuali pada yg sudah pantas menerimanya, sebagaimana riwayat shahih Bukhari berkata Abu Hurairah ra : “Jika aku bicarakan semua yg kudengar dari Rasul saw, maka tenggorokanku ini akan ditebas pedang”
demikian juga ucapan sayyidina Ali kw : ucapkanlah / sampaikanlah pada orang menurut kadar pengetahuannya, apakah kau ingin membuat orang mendustakan Allah dan Rasul Nya..??” (Shahih Bukhari)
maka jelas sudah bahwa tidak semua ilmu pengetahuan boleh disampaikan, ada yg memang disembunyikan sampai orang tsb pantas mengetahuinya.
mengenai hadits kedua yg anda tanyakan, ia adalah riwayat Aisyah ra, namun belasan hadits shahih lainnya menjelaskan Rasul saw berjumpa dg Allah swt.
mengenai hadits ketiga yg anda tanyakan, puluhan hadits shahih Bukhari dan shahih Muslim yg menjelaskan bahwa Rasul saw menjelaskan sorga, neraka, yg terakhir keluar dari neraka, jumlah orang yg masuk sorga, tingkatan sorga, Mizan, hisab, dlsb, menunjukkan Rasul saw adalah orang yg paling tahu tentang hari kiamat
Sumber Situs Habib Munzir Al Musawwa
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Terkini
- Perbedaan Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar
- Mengenang KH. Ahmad Asrori Ustman Al-Ishaqy Sang Mursyid Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyyah
- Malam Lailatul Qadar
- Keutamaan memelihara janggut
- Amalan agar nilai bagus dan hafalan bagus
- Rasulullah pernah melakukan shalat tarawih dengan cepat tapi sempurna tuma’ninahnya
- Doa sholat tarawih dan bacaan bilal dari Habib Munzir Al Musawwa
- Taushiyah ‘Pergi Haji dan Umrah Bukan Mimpi’ oleh Ustad Yusuf Mansur
- Doa mendapatkan jodoh dan rezeki menurut Al Quran
- Mukjizat Shalawat
- Cara mengatasi pengaruh sihir , pelet, jin menurut Islam
- Cara melepaskan susuk menurut Islam
-
Taut